Model Design Basis Data
ERD (Entity Relationship Diagram)

Iffa Mashfufah
30108987
3db07

Tugas:
Sistem Informasi Akuntansi

Pendahuluan

Bagaimana kita dapat mendokumentasikan SIA yang diimplementasikan sebagai database relasional. Bab ini menjelaskan bagaimana cara mendesain dan mendokumentasikan database relasional untuk suatu SIA. Memusatkan perhatian pada pembuatan model data, yang merupakan salah satu aspek desain database yang harus dipahami para akuntan. Bab ini juga memperkenalkan model akuntansi REA dan diagram Entity-Relationship (E-R). Serta menunjukkan bagaimana mempergunakan alat-alat ini untuk membangun sebuah model data SIA. Akhirnya, bab ini akan mendeskripsikan bagaimana mengimplementasikan hasil model data dalam database relasional.

ERD (Entity Relationship Diagram)
ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. Pada dasarnya ada tiga simbol yang digunakan, yaitu :
a. Entiti
Entiti merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999: 30). Simbol dari entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.
b. Atribut
Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.
c. Hubungan / Relasi
Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Relasi dapat digambarkan sebagai berikut :
Relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dalam satu basis data.
1). Satu ke satu (One to one)
Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.
2). Satu ke banyak (One to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
3). Banyak ke banyak (Many to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B.
Untuk membuat ERD kita memerlukan Entitas/Entity, Relasi/Relationship, dan Atribut/Attribute.
• ERD adalah pemodelan data utama yang membantu mengorganisasikan data dalam suatu proyek ke dalam entitas-entitas dan menentukan hubungan antar entitas.
• Entitas/Entity adalah suatu tempat atau objek untuk menyimpan data. Contoh: Entitas buku untuk menyimpan atribut mengenai buku (judul buku, kode buku, pengarang, dsb). Entity digambarkan dengan Persegi dalam ERD.
• Relasi/Relationship adalah hubungan yang terjadi antara entitas atau lebih. Contoh: Entitas buku dan Entitas Pengarang memiliki hubungan “ditulis”, yang artinya, pengarang menulis buku, dan buku ditulis pengarang. Selain itu, terdapat relasi “one to one”, “one to many”, dan “many to many” dalam entity. Relasi ini digambarkan dengan garis dalam ERD.
• Atribut/Attribute adalah ciri umum semua entitas atau semua yang ada dalam entitas. Contoh: Entitas pengarang memiliki atribut nama, alamat, no telpon, dsb. Atribut digambarkan dengan lingkaran memanjang dalam ERD tapi jarang sekali dalam ERD atribut ikut digambarkan. Atribut juga sering disebut dengan field atau kolom dalam suatu ERD.
Ada 10 langkah untuk membuat ERD yang baik:
Metode pembuatan ERD
Dalam membuat ERD, ada beberapa hal yang perlu kita waspadai, selain itu kita juga dituntut untuk lebih teliti dalam menentuka entity, relasi, atribut, menghindarkan terjadinya relasi “many to many” dan lain sebagainya. Untuk itu lihat beberapa langkah berikut agar kita bisa membuat ERD dengan baik:
• Menentukan Entity
o Disini kita dituntut untuk menentukan dengan cermat sebuah entity yang ada dalam suatu proyek atau masalah. Entity berguna untuk menentukan peran, kejadian, lokasi, hal nyata dan konsep penggunaan untuk database
• Menentukan Relasi
o Setelah kita berhasil membuat Entity, langkah selanjutnya adalah menentukan relasi antar entity. Relasi apa yang terdapat antara Entity A dan B, apakah entity A dan B memiliki relasi “one to one”, “one to many”, atau “many to many”.
• Gambar ERD sementara
o Jika sudah mengetahui Entity beserta Relasinya, sekarang kita buat dulu gambar ERD sementara. Entity digambarkan dengan persegi, relasi digambarkan dengan garis.
• Isi kardinalitas
o Kardinalitas menentukan jumlah kejadian satu entitas untuk sebuah kejadian pada entitas yang berhubungan. Contohnya antara Entitas Buku, Distributor dan Pengarang, kardinalitas yang ada berupa:
 Satu pengarang dapat menulis banyak buku
 Satu buku ditulis satu pengarang
 Banyak buku di distribusikan oleh satu distributor.
• Tentukan Primary Key (Kunci Utama)
o Menentukan Primary Key pada masing-masing entity. Primary Key adalah atribut pada entity yang bersifat unik. Jadi setiap entity hanya memiliki satu Primary Key saja. Contoh: Entity Buku memiliki Primary Key bernama kode buku. Kode Buku ini bersifat unik, karena masing-masing buku memiliki kode yang berbeda-beda.
o Tentukan pula Foreign Key (Kunci Tamu) pada masing-masing Entity. Foreign Key adalah Primary Key yang ada dalam Entity yang lain. Contoh pada Entity Pengarang misalnya terdapat atribut kode buku, yang mana, kode buku merupakan Primary Key dari Entity buku.
• Gambar ERD berdasarkan Primary Key
o Menghilangkan relasi “many to many” dan memasukkan Primary dan Foreign Key pada masing-masing entitas. Relasi many to many antar entity perlu dihilangkan dengan cara menambah atribut baru antara 2 entity yang memiliki relasi many to many.
• Menentukan Atribut
o Jika sudah melakukan step diatas, sekarang saatnya menentukan atribut pada masing-masing Entitas. Telitilah dalam menentukan atribut.
• Pemetaan Atribut
o Apabila atribut telah ditentukan, sekarang pasang atribut dengan entitas yang sesuai.
• Gambar ERD dengan Atribut
o Mengatur ERD seperti langkah 6 dengan menambahkan atribut dan relasi yang ditemukan.
• Periksa Hasil
o Periksa lagi ERD. Apakah ERD sudah menggambarkan system yang akan dibangun? Jika belum, check kembali dari awal.
Entity-relationship model
Dalam rekayasa perangkat lunak, model entitas-hubungan (ERM) adalah representasi abstrak dan konseptual data. Entitas-hubungan pemodelan adalah metode pemodelan database, digunakan untuk menghasilkan jenis skema konseptual atau semantik model data dari sistem, seringkali sebuah database relasional, dan persyaratan secara top-down. Diagram yang dibuat oleh proses ini disebut diagram entitas-hubungan, diagram ER, atau ERD.
Tahap pertama dari rancangan sistem informasi menggunakan model ini selama analisis persyaratan untuk menggambarkan kebutuhan informasi atau jenis informasi yang akan disimpan dalam database. Teknik pemodelan data dapat digunakan untuk menggambarkan ontologi apapun (yaitu gambaran dan klasifikasi istilah yang digunakan dan hubungan mereka) untuk area tertentu bunga. Dalam hal desain sistem informasi yang didasarkan pada database, model data konseptual adalah, pada tahap berikutnya (biasanya disebut desain logis), dipetakan ke model data logis, seperti model relasional, yang pada gilirannya dipetakan ke model fisik selama desain fisik. Perhatikan bahwa kadang-kadang, fase kedua yang disebut sebagai “desain fisik”.
Ada sejumlah konvensi untuk diagram entitas-hubungan (ERD). Notasi klasik terutama berhubungan dengan pemodelan konseptual. Ada berbagai notasi yang digunakan dalam desain database logis dan fisik, seperti IDEF1X.
Entitas, hubungan, dan atribut
Entitas dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang diakui sebagai mampu eksistensi independen dan yang dapat diidentifikasi secara unik. entitas adalah sebuah abstraksi dari kompleksitas dari domain tertentu. Ketika kita berbicara tentang sebuah entitas yang biasanya kita berbicara tentang beberapa aspek dari dunia nyata yang dapat dibedakan dari aspek-aspek lain dari dunia nyata.
Entitas mungkin benda fisik seperti rumah atau mobil, acara seperti penjualan rumah atau layanan mobil, atau konsep seperti transaksi nasabah atau perintah. Meskipun entitas istilah yang paling sering digunakan, berikut Chen kita benar-benar harus membedakan antara suatu entitas dan entitas-tipe. Sebuah entitas-type kategori. Sebuah entitas, tegasnya, adalah sebuah contoh dari jenis-entitas yang diberikan. Ada contoh biasanya banyak dari jenis-entitas. Karena tipe entitas panjang agak rumit, kebanyakan orang cenderung menggunakan istilah entitas sebagai sinonim untuk istilah ini.
Entitas dapat dianggap sebagai kata benda. Contoh: komputer, seorang karyawan, lagu, teorema matematika.
Suatu hubungan menangkap bagaimana dua atau lebih entitas yang terkait satu sama lain. Hubungan dapat dianggap sebagai kata kerja, menghubungkan dua atau lebih kata benda. Contoh: seorang memiliki hubungan antara perusahaan dan komputer, mengawasi hubungan antara seorang karyawan dan departemen, yang melakukan hubungan antara seorang seniman dan sebuah lagu, terbukti hubungan antara matematika dan teorema.
Aspek linguistik Model yang dijelaskan di atas digunakan dalam bahasa query database deklaratif Errol, yang meniru bahasa alami konstruksi.
Entitas dan hubungan dapat keduanya memiliki atribut. Contoh: entitas karyawan mungkin memiliki Social Security Number (SSN) atribut; hubungan terbukti mungkin memiliki atribut tanggal.
Setiap entitas (kecuali itu adalah entitas lemah) harus memiliki satu set minimal atribut unik mengidentifikasi, yang disebut primary key entitas.
Entitas-hubungan diagram tidak menunjukkan entitas tunggal atau satu contoh hubungan. Sebaliknya, mereka menunjukkan set set entitas dan hubungan. Contoh: lagu tertentu adalah suatu entitas. Pengumpulan semua lagu dalam database adalah sebuah himpunan entitas. Hubungan dimakan antara anak dan makan siang dia adalah hubungan tunggal. Himpunan semua hubungan anak-makan siang tersebut dalam database adalah hubungan satu set. Dengan kata lain, satu set hubungan sesuai dengan relasi dalam matematika, sementara hubungan sesuai dengan anggota dari relasi.
kendala kardinalitas hubungan tertentu di set dapat diindikasikan juga.
Diagram alat ER
Ada banyak alat ER diagram. Beberapa perangkat lunak bebas ER diagram alat yang dapat menafsirkan dan menghasilkan model ER, SQL dan melakukan analisa database MySQL Workbench, DBDesigner dan Open ModelSphere (open source). Sebuah alat ER freeware yang dapat menghasilkan kode aplikasi database dan layer (WebServices) adalah RISE Editor.

Beberapa diagram ER kepemilikan alat-alat yang ARIS, Avolution, Aqua Data Studio, dbForge Studio untuk MySQL, DeZign untuk Database, ER / Studio, Devgems Data Modeler, Erwin, MEGA Internasional, OmniGraffle, Oracle Designer, PowerDesigner, Rational Rose, Sparx Enterprise Arsitek, SQLyog, System Architect, Toad Data Modeler, Maestro SQL, Microsoft Visio, Analis Visible, dan Visual Paradigm.

Beberapa perangkat lunak bebas diagram hanya menggambar bentuk tanpa memiliki pengetahuan tentang apa yang mereka maksudkan, dan tidak menghasilkan SQL. Ini termasuk Kivio dan Dia. diagram DIA, bagaimanapun, bisa diterjemahkan dengan tedia2sql.
Diagram Hubungan Entitas atau entity relation diagram merupakan model data berupa notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang menggambarkan hubungan antara penyimpan. Model data sendiri merupakan sekumpulan cara, peralatan untuk mendeskripsikan data-data yang hubungannya satu sama lain, semantiknya, serta batasan konsistensi. Model data terdiri dari model hubungan entitas dan model relasional. Diagram hubungan entitas ditemukan oleh Peter Chen dalam buku Entity Relational Model-Toward a Unified of Data. Chen mencoba merumuskan dasar-dasar model dan setelah itu dikembangkan dan dimodifikai oleh Chen dan banyak pakar lainnya. Pada saat itu diagram hubungan entitas dibuat sebagai bagian dari perangkat lunak yang juga merupakan modifikasi khusus, karena tidak ada bentuk tunggal dan standar dari diagram hubungan entitas.
Model Relasional
Model relasional adalah model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta hubungan antara data-data. Setiap tabel memiliki sejumlah kolom, setiap kolom memiliki nama yang unik. Model relasional memiliki struktur record berformat tertentu dimana masing-masing isinya memiliki tipe-tipe yang berbeda (Misalnya tipe data untuk nomor induk pegawai adalah string, tentu berbeda dengan tipe data untuk nama (misalnya: string) yang panjangnya tidak ditentukan, bergantung pada komputer tempat aplikasi diimplementasikan.

Penutup
Sistem informasi yang mendukung dengan system komputerisasi sangat membantu efektivitas serangkaian pekerjaan dikarenakan computer mempunyai kemampuan untuk mengelola data menjadi suatu informasi yang diperlukan secara cepat.